La Tahzan, Ukhti
Ukhti,,
Jangan bersedih, meskipun kau merasa sangat
sakit dengan apa yang dikatakan orang lain terhadapmu..
Jangan bersedih,
meskipun apa yang engkau lakukan belum membuahkan hasil yang memuaskan untuk
dirimu..
Jangan bersedih, meskipun tatkala orang lain
memandang rendah terhadap kemampuan yang kau miliki...
Jangan bersedih, meskipun banyak duri yang
menjadi rintangan dalam mencapai apa yang kau inginkan..
Jangan bersedih,
meskipun saat itu kau merasa tersisih dari kehidupanmu..
Kerana ketahuilah, kesedihan bukan menyelesaikan
apa yang engkau keluhkan
Kesedihan tidak akan merubah segalanya menjadi
lebih baik,
La Tahzan Ukhti . . .
Bersedih tidak akan menghilangkan sakit hatimu,
Bersedih tidak
akan menghasilkan kerja yang memuaskan,
Bersedih tidak membuat orang memandang hormat
kepadamu,
Bersedih tidak
membantumu untuk tidak terjatuh lagi,
Bersedih tidak menghilangkan rintangan yang kau
hadapi, dan
Bersedih juga tidak
membuat mu bisa diterima didalam lingkunganmu..
Ukhti,
Hidup ini memang penuh dengan cobaan yang harus
dihadapi,
Tetapi yakinkanlah dari
dalam lubuk hatimu,
Bahwa Allah tidak akan
menguji seseorang melebihi kemampuan dirinya.
Dan cobaan itu, adalah
tanda sayang Allah kepada kita
Allah ingin menaikan derajat kita lebih tinggi
dengan cobaan itu,
Yakinlah setelah gelap pasti terang akan
menjelang..
Ujian dan cobaan yang
diberikan kepada kita, kepahitan dan keperihan yang kita rasa,
Pasti ada makna
disebalik itu semua,
Hanya bagaimana cara
kita untuk mensyukurinya..
Ketahuilah Ukhti,,
Jika ini ketentuan Allah,
Mari kita coba tabahkan hati,
Karena dibalik yang tersurat itu tersimpan arti
yang tersirat,
Kerana kita manusia biasa,
Tidak berdaya memikirkan apa hikmah dibalik ini
semua,
Dan apa rahasia yang allah siapkan untuk kita.
Hidup ini terus
berputar!
Tak ada waktu untuk
lengah!
Taka da kesempatan untuk
putus asa!
Mari kita kuatkan hati
yang serapuh kaca ini,
Panjatkan bersama do’a yang
tulus dan ikhlas,
Karena dalam do’a tersimpan
satu kekuatan,
Kekuatan dari sang
pemilik segalanya
Dunia bukanlah milik kita ukhti, yang dapat kita atur semau
kita
Karena takdir itu mengatasi tadbir…
Tadbir dari manusia yang lemah,
Takdir dari Tuhan Yang Maha Mencipta,
Simpan segala pahit dan duka,
dalam surat kehidupan ini ukhti
la tahzan. la
tahzan. la tahzan wahai ukhti!
“ Siapa yang berbaik sangka
kepada Penguasa ‘Arasy dia akan memetik manisnya buah yang dpetik di tengah
tengah pohon berduri..”
Ya
Allah…
Pimpinlah
kami dalam menjalani kehidupan fana ini dengan kasih sayangMU yang tiada
batasannnya.. Amin

Lanjutkan menulis :)
BalasHapusLanjutkan menulis :)
BalasHapus