Assalamu’alaikum
Warrahmatullahi Wabarakatuh
Kaifa
Haluk ukhti ??
Alhamdulillahirrobil’alamin,,, sampai detik ini
Allah masih mengijinkan kita untuk bisa melihat betapa semangatnya saudara –
saudari kita untuk terus mendekatkan diri pada Allah. Kita masih bisa mendengar
muadzin mengumandangkan seruan panggilan sholat. Dan Allah juga masih
mengijinkan kita bisa merasakan segarnya air wudhu di tengah malamnya.
Hari terus berlalu, namun Allah tetap melihat dan
mengingat bahkan tidak akan pernah lupa tentang apa yang kita lakukan. Masihkah
kita menyisihkan sedikit rezeki kita unguk bersedekah ? Masihkah kita
meluangkan waktu untuk mengikuti majelis ilmu ?Dan masihkah kita tetap
senantiasa menjaga hubungan silaturahmi sesama umat ??
TAHUKAH KALIAN,, tentang sesuatu
yang paling cepat mendatangkan kebaikan ataupun keburukan ??
“ Sesuatu yang paling cepat
mendatangkan kebaikan adalah pahala orang yang berbuat kebaikan dan
menghubungkan silaturahmi, sedangkan yang paling cepat mendatangkan keburukan
ialah siksaan bagi orang yang berbuat jahat dan yang memutuskan tali
persaudaraan “ (HR. Ibnu Majah )
Silaturahmi adalah kunci terbukanya rahmat dan
pertolongan Allah SWT. Dengan terhubungnya silaturhami, maka ukhuwah islamiyah akan
terjalin dengan baik. Rasulullah Saw bersabda “ yang disebut bersilaturahmi itu bukanlah seseorang yang membalas
kunjungan atau pemberian, melainkan bersilaturahmi itu ialah menyambungkan apa
yang telah putus “ (HR. Bukhari )
Rasulullah Saw pernah memberikan nasihat kepada para
sahabat, “ Hendaklah kalian mengharapkan
kemuliaan dari Allah “. Para sahabat pun bertanya, “ apakah yang dimaksut itu, ya Rasulullah ? “ Beliau kemudian
bersabda lagi, “ Hendaklah kalian suka
menghubungkan tali silaturahmi kepada orang yang tidak pernah memberi sesuatu
kepada kalian, dan hendaklah kalian bersabar ( jangan lekas marah ) kepada
orang menganggap kalian bodoh “ (HR. Hakim )
Dalam hadis lain,, “ Maukah kalian aku tunjukkan amal yang lebih besar pahalanya daripada
shalat dan shaum ? “ Tanya Rasulullah Saw kepada para sahabat. “ Tentu saja, “ jawab mereka. Beliau
kemudian menjelaskan, “ engkau damaikan
yang bertengkar, menyambungkan persaudaraan yang terputus, memperteukan kembali
saudara – saudara yang terpisah, menjembatani berbagai kelompok dengan islam,
dan mengukuhkan tali persaudaraan di antara mereka adalah amal shalih yang
besar pahalanya. Barang siapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan diluaskan
rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali silaturahmi “ (HR. Bukhari
Muslim )
Begitu indah bila sesungguhnya kita bisa memaknai
arti dari silaturahmi, tanpa harus belajar secara khusus ataupun dengan
mengeluarkan modal. Namun pahala akan selalu datang menghampiri, dan kebaikan –
kebaikan akan selalu ikut menyertainya. Subhanallah . Untuk itu, mengapa diri kita harus kita tanamkan
sikap egois untuk saling membenci, kenapa harus saling mebesarkan gengsi untuk
saling memafkan. Bukan kah bersaudara dalam islam itu indah ??

Tidak ada komentar:
Posting Komentar